RSS Feed
Tampilkan postingan dengan label Pengelolaan Proyek Sist. Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengelolaan Proyek Sist. Informasi. Tampilkan semua postingan

Kreteria Manager Proyek yang Baik

Posted by Restiyanti Labels: , ,


Dalam melakukan proses produksi, perusahaan harus mampu menghasilkan suatu produk baik berupa barang ataupun jasa yang sesuai dengan criteria, waktu dan besarnya biaya yang telah ditetapkan.. Kriteria tersebut bergantung pada manajemen proyek perusahaan tersebut dan tentunya juga manager proyek perusahaan. Lalu apa kriteria manajer proyek yang baik?

Manajer proyek merupakan individu yang paling menentukan keberhasilan / kegalan proyek. Karena dalam hal ini manajer proyek adalah orang yang memegang peranan penting dalam mengintegrasikan, mengkoordinasikan semua sumber daya yang dimiliki dan bertanggung jawab sepenuhnya atas kenberhasilan dalam pencapaian sasaran proyek. Manajer proyek memiliki kriteria seperti tanggung jawab untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan dan penutupan sebuah proyek yang biasanya berkaitan dengan bidang industri kontruksi, arsitektur, telekomunikasi dan informasi teknologi. Untuk menghasilkan kinerja yang baik, sebuah proyek harus dimanage dengan baik oleh manajer proyek yang berkualitas baik serta memiliki kompetensi yang disyaratkan. Komptensi tersebut meliputi unsur:
- ilmu pengetahuan (knowledge)
- kemampuan (skill)
- sikap (attitude)

COCOMO (Constructive Cost Model)

Posted by Restiyanti Labels: , ,

COCOMO merupakan salah satu dari alat bantu (tools) untuk mengestimasi usaha, jadwal, dan biaya. Model sumber terdiri dari paling sedikit satu persamaan empiris untuk memprediksi berbagai hal seperti:

• Kemajuan proses pengembangan (dalam satuan orang – bulan)
• Lamanya proyek
• Ukuran staf
• Jumlah baris kode program

Model-model COCOMO
COCOMO model pertama kali diterbitkan oleh Dr Barry Boehm pada tahun 1981. Barry Boehm mendesain COCOMO untuk memberikan estimasi/perkiraan jumlah Person-Months untuk mengembangkan suatu produk software. Referensi pada model ini dikenal dengan nama COCOMO 81.

Pada tahun 1990, muncul suatu model estimasi baru yang disebut dengan COCOMO II. Secara umum referensi COCOMO sebelum 1995 merujuk pada original COCOMO model yaitu COCOMO 81, kemudian setelah itu merujuk pada COCOMO II.

Open Source Software

Posted by Restiyanti Labels: , ,

Open Source Software (OSS) adalah perangkat lunak yang dikembangkan dengan source code yang terbuka. OSS identik dengan Free Software. Free disini bukan berarti gratis, namun free disini berarti bebas. Definisi bebas ini dijabarkan ke dalam lima aktivitas, yaitu:
1. Kebebasan menjalankan program untuk keperluan apapun.
2. Kebebasan untuk mengakses source code program, sehingga dapat mengetahui cara kerja program.
3. Kebebasan untuk mengedarkan program.
4. Kebebasan untuk memperbaiki program.
5. Kebebasan untuk memperdagangkan (menjual) program baik secara langsung maupun tidak langsung.

Penggunaan OSS dapat menekan biaya lisensi sehingga dapat mengurangi kesenjangan digital (digital divide) dengan negara-negara maju.

Kelebihan Open Source Software
1.    Biaya Investasi
  • Biaya lisensi untuk perangkat lunak, nol atau sangat rendah (karena masih ada biaya distribusi perangkat lunak).
  • Perangkat keras: berbeda dengan penggunaan proprietary software, yang mensyaratkan spesifikasi perangkat keras tertentu, OSS tidak terlalu bergantung pada jenis perangkat keras tertentu. Pasalnya OSS dapat beroperasi pada PC standar dan berbagai platform perangkat keras.
  • Pengeluaran biaya tertuju pada perawatan (maintenance) sistem OSS.