RSS Feed

Menghias HTML dengan CSS (Cascading Style Sheets)

Posted by Restiyanti Labels: , , , , , , , ,

Cascading Style Sheets/C ascading S Tyle S heets (CSS) adalah penemuan yang luar biasa untuk meningkatkan penampilan situs Anda. CSS juga merupakan salah satu bahasa pemrograman web untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS berfungsi mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa file.

Membuat CV dengan HTML

Posted by Restiyanti Labels: , , , ,

CV (Curiculum Vitae) atau dalam Bahasa Indonesia disebut Daftar Riwayat Hidup merupakan suatu halaman yang berisi tentang data pribadi, background sekolah, pengalaman kerja dan lain sebagainya yang ditujukan untuk melamar suatu pekerjaan.

Pada tulisan kali ini, saya akan membuat CV dengan menggunakan HTML atau bisa disebut dengan CV Online. Tools yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
1. Browser (Google Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer, atau brwoser lainnya).
2. Notepad++
3. XAMPP

Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat CV dengan HTML:
1. Jalankan XAMPP

Etika dan Profesionalisme

Posted by Restiyanti Labels: ,

ETIKA DALAM SISTEM INFORMASI

     Masalah etika juga mendapat perhatian dalam pengembangan dan pemakaian sistem informasi. Masalah ini diidentifikasi oleh Richard Mason pada tahun 1986 (Zwass, 1998) yang mencakup privasi, akurasi, property, dan akses.

1.   Privasi
Privasi menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang memang tidak diberi ijin untuk melakukannya. Contoh isu mengenai privasi sehubungan diterapkannya sistem informasi adalah pada kasus seorang manajer pemasaran yang ingin mengamati email  yang dimiliki bawahannya karena diperkirakan mereka lebih banyak berhubungan dengan email pribadi daripada email para pelanggan. Sekalipun manajer dengan kekuasaannya dapat melakukan hal itu, tetapi ia telah melanggar privasi bawahannya.

2.   Akurasi
Akurasi terhadap informasi merupakan factor yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidakakurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dam bahkan membahayakan. Sebuah kasus akibat kesalahan penghapusan nomor keamanan social dialami oleh Edna Rismeller. Akibatnya, kartu asuransinya tidak bisa digunakan dan bahkan pemerintah menarik kembali cek pensiun sebesar $672 dari rekening banknya. Mengingat data dalam sistem informasi menjadi bahan dalam pengambilan keputusan, keakurasiannya benar-benar harus diperhatikan.

Etika Teknologi Sistem Informasi

Posted by Restiyanti Labels: , ,

Teknologi Sistem Informasi tumbuh dan berkembang dengan pesat. Maka pada tulisan kali ini saya akan membahas Etika Teknologi Sistem Informasi yang harus dilakukan oleh pembuat, pengelola maupun pengguna.

Apa itu etika?
Etika merupakan ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia.

Mengapa harus mempelajari etika?
Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu. Sesuatu hal dikatakan baik bila ia mendatangkan rahmat, dan memberikan perasaan senang, atau bahagia (sesuatu dikatakan baik bila ia dihargai secara positif). Sedangkan buruk itu segala yang tercela. Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma‐norma masyarakat yang berlaku.

Lalu, apa yang harus dilakukan oleh pembuat terhadap Teknologi Sistem Informasi? Pembuat tidak boleh meniru atau menjiplak ide maupun hasil karya orang lain. Selain itu pembuat juga harus mematenkan hasil karyanya agar mendapat kekuatan hukum apabila karya tersebut ditiru oleh pihak lain. Dalam hal ini pembuat merupakan orang yang menghasilkan karya yang dapat berupa aplikasi, perangkat lunak, perangkat keras maupun metode hasil penerapa teknologi informasi.

Kemudian etika untuk pengelola teknologi sistem informasi. Pengelola harus merahasiakan data dan menjaga privasi para pelanggannya. Dalam hal ini, pengelola merupakan pihak yang mengelola teknologi informasi, misalnya Bank, perusahaan telekomikasi dan lain-lain harus menjaga data para nasabahnya agar aman.

Yang terakhir adalah etika apa yang harus dilakukan oleh pengguna. Pengguna harus menghargai para pembuat dan pengelola  teknologi sistem informasi. Misalnya dengan membeli produk asli dan tidak membajak hasil karya yang telah dibuat. Contoh lain misalnya dengan tidak menjiplak karya tulis orang lain. Apabila kita hendak menjadikan tulisan tersebut sebagai referensi, maka kita harus mencantumkan sumber tulisan yang kita kutip.




Referensi:
Materi kuliah Etika & Profesi Teknik Informatika oleh Dr. Budi Hermana.
http://heruhartanto.blogspot.com/2013/03/etika-teknologi-sistem-informasi-pada.html diakses pada 24 Maret 2013 pukul 19.00.

Layanan Telematika, Teknologi Wireless dan Middleware Telematika

Posted by Restiyanti Labels: , , ,

A. LAYANAN TELEMATIKA

Layanan Telematika merupakan layanan dial up ke jaringan internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Layanan ini sudah banyak digunakan oleh pemerintah Indonesia untuk menunjang kebutuhan dan kenyamanan masyarakat.Layanan Telematika digunakan dalam beberapa bidang, 4 diantaranya yaitu:

1. Layanan Telematika di Bidang Informasi
Layanan telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun di desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra - sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk balai - balai informasi. Untuk melayani lokasi - lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.